Ini Informasi Penting Aturan Minum Obat Maag

PONTIANAK – Obat Maag terdiri dari beberapa golongan yang harus diminum sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh dokter agar dapat bekerja secara optimal. Hal ini disampaikan oleh Apt Abdurrachman, SFarm saat memberikan penjelasan dan edukasi tentang Aturan Minum Obat Maag sebelum digunakan kepada 18 pasien dan pengunjung di unit pelayanan terpadu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Rabu (15/5) lalu.

 

Menurutnya, sebagian besar obat biasanya diminum setelah makan, namun obat maag sebaiknya diminum saat perut kosong agar dapat bekerja dengan maksimal. Obat maag jenis antasida bekerja dengan cara menetralkan asam lambung dan dapat mengurangi gejala sakit maag dalam waktu singkat.

 

“Obat ini efektif jika diminum setengah hingga satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan. Tablet antasida sebaiknya dikunyah terlebih dahulu agar mudah larut dalam saluran pencernaan dan dapat mempercepat efeknya,” ungkapnya.

 

“Obat maag golongan H2 blocker seperti Ranitidine, Cimetidine, dan Famotidine dapat ditelan utuh. Obat-obatan ini bekerja dengan cara mengurangi produksi asam lambung dan efektif jika diminum setengah hingga satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan,” tambahnya.

 

Abdurachman juga menyebutkan bahwa obat maag golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) seperti Omeprazole, Lansoprazole, Pantoprazole, Esomeprazole, dan Rabeprazole bekerja dengan cara menghambat produksi asam lambung serta membantu menyembuhkan kerusakan lapisan kerongkongan. Obat-obatan ini sebaiknya diminum setengah hingga satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan.