Kejadian nahas itu terjadi beberapa hari lalu didalam sebuah gang di Jalan Tanjung Raya 2, Pontianak Timur.
Komisioner KPPAD Kalbar Nanik Wirdayani mengatakan peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 19:00 WIB dimana korban saat itu berbelanja ke warung yang berada tak jauh dari rumahnya. Saat berbelanja itulah, pemilik warung membekap dan manarik paksa korban dan melakukan perkosaan.
Kasus ini sendiri terungkap ketika pihak keluarga melihat korban murung, sedih serta enggan keluar rumah, saat ditanyai korban mengungkap bahwa telah diperkosa. Nanik mengatakan Korban sudah divisum dan hasilnya juga positif bahwa telah terjadi rudapaksa terhadap korban.
Saat petugas KPPAD mendatangi korban, Nani mengatakan korban masih sangat trauma dengan peristiwa yang dialaminya.
Lebih jauh, KPPAD Kalbar akan fokus kepada kesehatan dan psikologis korban, selain itu pihaknya juga akan fokus memberikan pendamping psikologis terhadap korban. Kasus ini sendiri sempat menghebohkan dunia maya, dimana beredar video keluarga korban mendatangi rumah pelaku.
Kasus ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian, terduga pelaku sudah diamankan, meskipun saat di rumahnya, terduga pelaku sempat dihakimi keluarga korban.(rfk)










