JAKARTA – Pada Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada 26 April lalu, masyarakat berkesempatan untuk menggunakan perangkat artificial intelligent (AI). Lebih dari 75 organisasi di seluruh Indonesia mempraktikkan untuk melatih kesiapsiagaan komunitas.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat silam (26/4) ini diinisiasi oleh Yayasan Peta Bencana yang didukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam bentuk kompetisi simulasi pelaporan bencana secara real time dengan chatbot kemanusiaan Indonesia, BencanaBot. Kompetisi diikuti lebih dari 75 organisasi, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lembaga swadaya masyarakat, sekolah dan perusahaan di seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung serentak yang bertepatan dengan HKB 26 April.
Kompetisi tersebut dimulai dengan pembuatan mural bertema bencana di lingkungan para peserta. Setelah itu, setiap organisasi mengundang warga atau komunitas sekitar untuk swafoto dengan mural yang tersedia. Setelah itu, mereka berbagi informasi dengan BencanaBot.
Bot adalah chatbot online – yang kini telah terintegrasi dengan WhatsApp, Telegram, Twitter, dan Facebook – yang dapat menjangkau penduduk di daerah terdampak bencana dan membantu mereka mengirimkan laporan bencana secara _real-time_.
PetaBencana.id menerima lebih dari 8.010 laporan simulasi per 26 April 2023 ketika berbagai organisasi berlomba-lomba untuk melatih jutaan anggota masyarakat tentang berbagi informasi bencana secara _real-time_.
Laporan-laporan ini dipetakan pada platform sumber terbuka dan gratis, PetaBencana.id, dan digunakan untuk membantu lembaga pemerintah dan penanggap pertama dalam melakukan respons dan pemulihan. Selanjutnya BencanaBot membantu mereka untuk mensimulasikan penyebaran informasi bencana sehingga berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana dalam skala besar.










