PONTIANAK- Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indoneisa atau PELNI (Persero) cabang Pontianak, Romdhoni menyebut puncak arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan jatuh pada tanggal 6 April 2024, atau H-4 lebaran. “Untuk puncak arus mudik tahun ini jatuh pada tanggal 6 April 2024,” katanya saat ditemui di pelabuhan Dwikora Pontianak, Selasa (2/4) sore.
Untuk mensukseskan angkutan lebaran tahun ini, Romdhoni mengatakan, PT PELNI (Persero) cabang Pontianak menyiapkan dua kapal angkutan penumpang, yakni KM Bukit Raya dan KM lawit, yang masing-masing dapat mengangkut 1.400 penumpang.
Meskipun kata Romdhoni, lebaran tahun ini tidak ada lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Menurutnya, itu disebabkan pergerakan arus mudik tidak ada pembatasan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang terkendala dengan pandemic covid-19.
“Dibandingkan tahun sebelumnya diperkirakan hampir sama. Kalau tahun lalu, karakteristiknya orang lama tidak mudik, jadi ada lonjakan yang signifikan. Sedangkan tahun ini pergerakan mudik tidak terlalu tinggi,” kata dia.
Namun begitu, jika dibanding hari biasa, jumlah penumpang kapal mengalami lonjakan hampir 2x lipat. Di mana yang biasanya sekitar 500 orang, saat lebaran meningkat menjadi 1000 orang. “Naik 2 kali lipat dibanding hari biasa,” terangnya.
Secara nasional, kata Romdhoni, untuk menyukseskan angkutan lebaran tahun ini, PELNI menyiapkan 26 kapal penumpang ditambah dengan 30 kapal perintis dengan total kapasitas angkut 62.689 seat.
Kapal penumpang sendiri melayani 72 pelabuhan se-Indonesia sementara kapal perintis melayani 273 pelabuhan di wilayah-wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan. (Noe)










