Terulang !, Bongkar Muat Babi di Dermaga Swasta Kubu Raya, KSOP Terjunkan Penyidik

Aktivitas bongkar muat babi di dermaga swasta di Kubu Raya pada tanggal 26 Maret 2024 (sumber :ss post medsos)

PONTIANAK- Diduga kuat dengan sengaja lakukan pembangkangan, pemasok hewan ternak babi serta kapal pengangkutnya, KM Intan 51 sandar di dermaga swasta milik Ch. KM Intan yang mengangkut 1000 ekor babi itu lakukan bongkar muat, pada hari Selasa (26/3) hingga Rabu dinihari (27/3).

Dermaga milik Ch terletak di Jalan Adisucipto, KM 7,5 Kabupaten Kubu Raya. Sekitar pukul 23:00 WIB, Kapal KM Intan mengangkut 1000 ekor babi yang berasal dari Provinsi Bali. Dari penelusuran dan informasi yang dihimpun faktakalbar.id, aktivitas bongkar muat 1000 ekor babi tersebut dari kapal ke truk-truk tanpa dihadiri dan disaksikan oleh pihak Karantina.

Bahkan diduga kuat aktivitas bongkar muat ini tak mengantongi izin dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Pontianak.Sumber faktakalbar.id dilapangan menyebutkan, aktifitas bongkar muat sempat didatangi aparat, dan truk-truk pengangkut babi tidak boleh bergerak dari dermaga.

Namun entah alasan apa akhirnya truk-truk tersebut boleh bergerak meninggalkan dermaga dengan membawa babi dengan tujuan antara lain ke Kabupaten Mempawah (Sungai Pinyuh) dan Kabupaten Ketapang.Dari aktivitas bongkar muat dan pengangkutan yang tidak dihadiri pihak Karantina, jelas-jelas hal ini tidak pula mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Karantina Kalbar.

Pemilik kapal KM Intan 51 diketahui berinisial SS/MS,WS sedangkan pemilik ternak babi adalah Ge,SS,Gm dan As. Fakta Kalbar (faktakalbar.id), Rabu (27/3) mendatangi kantor KSOP Kelas I Pontianak di Jalan Rahadi Oesman Pontianak sekitar pukul 14:00 WIB untuk meminta pernyataan resmi.

Sekitar pukul 15:30  Faktakalbar.id baru bisa bertemu dengan Kasubag Umum dan Humas, KSOP Kelas I Pontianak, Herry.Kepada faktakalbar.id, Herry menyampaikan permintaan maaf karena baru bisa menemui dikarenakan sejak pukul 12:30 WIB mereka rapat mendadak dalam rangka koordinasi atas kejadian bongkar muat 1000 ekor babi tersebut di dermaga swasta di Kubu Raya.