“Asrama WPK ini memiliki sejarah yang panjang, yang sangat luar biasa bagi banyak orang, termasuk sejarah hidup, karir dan sebagainya,” ucap Sekda.
Sekda yang juga merupakan alumni Asrama WPK mengatakan, Asrama WPK sekarang jauh bedanya dengan Asrama WPK yang dulu. Zaman dulu lantainya papan belian, tetapi sekarang lantainya sudah pakai porselen. Kalau dulu tidurnya tidak pakai ranjang, tetapi sekarang pakai ranjang bertingkat.
“Artinya sudah banyak perubahan yang terjadi,” tandas Sekda.
Sekda Ketapang berharap agar Asrama WPK yang baru bisa membawa dampak positif untuk kemajuan, terutama untuk kemajuan generasi muda, generasi penerus dalam menempuh pendidikan di Ketapang.
“Saya juga menitip harapan kepada para pengasuh, para bruder, agar penghuni Asrama WPK tetap dididik sesuai dengan standar-standar pengasuhan. Sehingga dari sekolah, mungkin porsinya lebih banyak memberi bekal-bekal akademik, tetapi dari asrama mereka lebih banyak diberi bekal-bekal di luar akademik, yang terkait dengan pengasuhan iman, perilaku, attitude, karakter building,” tutup Sekda.(nfl)










