Dimana kata Zeno, program tersebut sejalan dengan program Dinas Kelautan dan Perikanan, yakni progam pendampingan masyarakat dalam upaya perlindungan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. Terutama pada masyarakat pesisir.
Dikatakan Zeno, dari program tersebut diharapkan terjadi penguatan, baik dari sisi kelembagaan maupun dari masyarakat sendiri supaya risilience terhadap berbagai macam ketidakpastian, seperti perubahan iklim, bencana, dll, sehingga mampu menghadapi kondisi-kondisi yang terjadi di lokasi masing-masing.
Zeno mengakui, masyarakat pesisir di Kalimantan Barat mengalami banyak keterbatasan. Baik dari sisi infrastruktur, akses transportasi, pendidikan dll. Hal itu, tentu menjadi tantangan tersendiri.
Namun kata dia, masyarakat pesisir memiliki banyak ide, untuk membangun kawasan mereka. Meskipun tidak bisa dipungkiri, di sisi lain dihadapkan dengan banyak keterbatasan.
Oleh karena itu perlu dilakukan penguatan kelembagaan, dengan memanfaatkan sarana bantuan, yang dapat membantu mereka dalam peningkatan kapasitas masyarakat.
“Kita harapkan memang sarana-sarana pembiayaan dengan konsep kemitraan seperti ini semakin memperkuat masyarakat di pesisir,” katanya. (Noe)










