Dijemput Segar Bugar,Sehari Kemudian Diserahkan Polisi Sudah Jadi Mayat

Ilustrasi

*Kapolda Nonaktifkan Anggota Terkait Meninggalnya Restu Fahreza

Ketapang- Tragis memang yang dialami Restu Fahreza (alm), warga Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang.

Pada hari Kamis (25/1) sekitar pukul 07:00 WIB, jasadnya diantar petugas kepolisian dari Polres Ketapang.Petugas kepolisian yang mengantar jasad Restu Fahreza (22) menjelaskan kepada orang tuanya,bahwa saat menjalani pemeriksaan di Polsek Benua Kayong, Restu Fahreza mengalami sesak nafas,

Kontan saja penjelasan tersebut tak bisa diterima begitu saja oleh keluarga almarhum.Restu Fahreza diketahui tidak ada riwayat asma ataupun sesak nafas.Apalagi saat proses memandikan jenazah, ditemukan hal-hal janggal pada tubuh Restu Fahreza yang semasa hidupnya tanda-tanda janggal tersebut tidak ada.

Adalah Marjuki, salah seorang kerabat yang menganggap kematian keluarganya tidak wajar. “Menurut keterangan polisi yang mengantar jenazah, almarhum meninggal karena sakit sesak napas (asma).Kami sebagi keluarga tidak percaya, karena tidak ada riwayat penyakit itu yang diderita almarhum serta sehari-hari almarhum masih segar bugar, sehat walafiat.” Jelas Marjuki (25/1).

Dari info yang dihimpun, bermula Rabu (24/1) sekitar pukul 23.00 wiba atau tengah malam, pihak keluarga mendapat kabar kalau Restu dibawa oleh petugas dari Polres Ketapang dengan tuduhan melakukan suatu tindak kejahatan.Restu Fahreza diantar kerumah sudah meninggal dunia Kamis (25/1) sekitar pukul 07:00 WIB.

Pihak keluarga telah mendokumentasikan melalui foto maupun video seluruh kondisi tubuh almarhum saat prose memandikan serta pemasangan kain kafan.

Sementara itu dalam pers rilis yang diterbitkan Polda Kalbar melalui Bidang Humas, Kapolres Ketapang AKBP Tomy Ferdian membenarkan Bahwa adanya terduga pelaku pencurian dengan pemberatan yang meninggal saat dirawat di RSUD ketapang.