Gabungan Satgas Preventif dan Satgas Kamseltibcarlantas melakukan pengamanan dan pengawalan Surat suara DPD dan Presiden/Wapres dari Pelabuhan Dwikora Pontianak menuju transit bongkar muat logistik KPU di Gudang Borneo Busines Icon Blok C 12 Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Minggu (7/1)).
Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya S.IK., M.M saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa pengawalan dan pengamanan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan surat suara DPD dan presiden/wakil presiden selama proses pengiriman dari Pelabuhan Dwikora Pontianak menuju Gudang Borneo Busines Icon Blok C 12 Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.
“Dalam kegiatan mengawal dan menjaga Logistik pemilu yang baru saja tiba di pelabuhan dan selanjutnya dipindahkan menuju ke Gudang Transit, tidak menutup kemungkinan apabila tidak dijaga dan dikawal dengan ketat akan terjadi hal – hal yg tidak di inginkan bersama, misalnya tercecer adanya gangguan dari pihak lain dan sebagainya, oleh sebab itu kita antisipasi dan dipastikan semua barang logistik pemilu tersebut akan kita kawal sampai tedistribusikan hingga ke daerah-daerah tujuan dengan aman” Ujar Kombes Pol Raden Petit Wijaya.
Proses pengawalan dan pengamanan dimulai dari Pelabuhan Dwikora Pontianak pada pukul 08.00 WIB. Logistik pemilu berupa surat suara DPD dan presiden/wakil presiden tersebut diangkut menggunakan 2 unit truk kontainer menuju gudang penyimpanan di Kubu Raya
Sementara itu ditempat terpisah, Ketua KPU Kalbar MS Budi mengatakan pihaknya melakukan pengiriman surat suara DPD dan PPWP Pemilu Tahun 2024. Minggu (7/1).
“Sabtu kemarin tanggal 6 Januari 2024, sebanyak 10 kabupaten di Kalbar telah menerima pengiriman surat suara, termasuk Kubu Raya, Melawi, Kayong Utara, Sintang, Sanggau, Ketapang, Landak, Kapuas Hulu, Sekadau, dan Bengkayang,” jelasnya.
Sedangkan pada hari Minggu (7/1), pengiriman surat suara dilakukan ke kabupaten lainnya, termasuk Sambas, Singkawang, Mempawah, dan Pontianak.
Dia mengatakan, jumlah total surat suara yang dikirimkan mencapai 20.230.375 lembar, dengan satu jenis surat suara PPWP DPD, mengingat seprovensi Kalbar memiliki surat suara seragam. “Dari jumlah tersebut, 3.958.561 lembar, ditambah 2 persen berdasarkan prosentase pemilih per TPS, merupakan alokasi untuk Kalbar,” tuturnya
Budi optimis bahwa proses distribusi surat suara ini akan berjalan lancar, menjaga kredibilitas dan keamanan Pemilu Tahun 2024.
Dirinya juga menegaskan komitmen untuk memastikan kelancaran distribusi surat suara Pemilu 2024. Seiring dengan pengiriman surat suara ke berbagai kabupaten di Kalbar, langkah-langkah pengawalan telah diterapkan.
Pihak KPU Kalbar bekerja sama dengan aparat keamanan setempat untuk mengawal proses pendistribusian surat suara, memastikan keamanan dan integritasnya. Hal ini dilakukan guna mencegah potensi gangguan atau ancaman terhadap kelancaran proses pemilihan.
“Kami bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap surat suara sampai di tempat tujuan dengan aman dan tepat waktu. Pengawalan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga transparansi dan keamanan selama pelaksanaan Pemilu,” katanya.
Pihak KPU Kalbar juga meminta kerjasama dari seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat, agar turut mendukung kelancaran kegiatan Pemilu 2024. “Dengan langkah-langkah ini, KPU Kalbar berharap dapat memberikan kepercayaan kepada publik bahwa proses pemilihan berjalan sesuai aturan dan berintegritas,” kata Budi.(rfk/*r)










