Kepala BMKG, Dwikora Karnawati meminta masyarakat mewaspdai terjadinya cuaca eksrem saat Natal dan Tahun Baru. Bahkan Dwikora menegaskan, dibagian Khatulistiwa,saat menyambut Natal waspadai cuaca eksrem seperti hujan deras, angin kencang dan potensi banjir.
Dia menjelaskan, cuaca ekstrem ini adalah dinamika atmosfer yang disebabkan oleh posisi Indonesia yang diapit dua benua dan dua samudra
“Namun, sebelum Natal, perlu kewaspadaan di wilayah Indonesia bagian utara, terutama di Utara khatulistiwa, Sumatera Utara, Aceh, dan Kalimantan,” ujarnya, seperrti dilansir faktakalbar.id dari detik.
Dwikorita menyebutkan selama periode Nataru juga ada potensi gelombang tinggi di Samudra Hindia, Pasifik, dan Selat Sunda.
Sementara itu, BMKG juga menyampaikan rilis terkait awal musim hujan di berbagai wilayah di Indonesia, dimana telah dimulai sejak November 2023. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan akan terjadi bulan Januari hingga Februari 2024.










