Hal itu disampaikannya usai mengikuti kegiatan Penanaman Pohon dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Provinsi Kalbar 2023 di Halaman Lapangan Tembak kawasan Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Jumat (1/12) lalu.
Ditanya wartawan perihal cadangan pangan untuk bencana, Harisson menyatakan cadangan pangan untuk bencana yang dimiliki provinsi dalam kondisi siap.Namun jika terjadi bencana disuatu kota atau kabupaten, maka didahulukan menggunakan cadangan pangan yang dimiliki kota dan kabupaten.
Pada musim pengghujan dan intensitas curah hujan tinggi di Kalbar, potensi bencana yang kerap terjadi di kota maupun kabupaten adalah banjir, banjir rob, angin puting beliung, tanah longsor hingga kecelakaan transportasi laut dan sungai.(rfk)










