Harisson : Pemprov Butuh Sinergitas Semua Pihak Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Pj Gubernur, Harisson ikut memusnahkan barang bukti Narkoba sabu dengan cara dibakar (foto:adpim)

Pj Gubernur Kalbar, dr.Harisson.M.Kes menyatakan Pemprov Kalbar terus berupaya bekerja sama dengan seluruh lembaga dan elemen masyarakat guna menanggulangi dan memberantas tindakan melawan hukum baik pidana umum maupun khusus.

“Dalam hal ini tentu dibutuhkan sinergitas dan dukungan semua pihak, dan terus mensosialisasikan akan bahaya dari penggunaan narkoba dikalangan masyarakat,” ujarnya.
Ini disampaikan Harisson ketika menghadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika jenis shabu dengan berat total 58 Kilogram di halaman Kantor Badan Narkotika Nasional Pontianak Timur.
Pemusnahan barang bukti Narkotika ini dilakukan dengan cara membakar 58 Kg sabu menggunakan peralatan bakar khusus. Hal ini menunjukkan komitmen bersama yang kuat dalam upaya memerangi peredaran Narkotika di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam keterangannya, Harisson sangat mengapresiasi atas upaya dari TNI yang telah berhasil menggagalkan peredaran jaringan Narkotika jenis Sabu masuk ke Kalimantan Barat. Tak hanya itu, dirinya juga berterima kasih kepada seluruh pihak terkait lainnya seperti Polda Kalbar, BNN, Bea Cukai atas sinergi yang dibangun dalam mengungkap kasus ini.
“Saya, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalbar tentunya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran pihak TNI yang telah berhasil menggagalkan peredaran Narkotika untuk masuk ke Indonesia khususnya di Pontianak. Tentu penghargaan patut kita berikan atas upaya penangkapan atau penyelundupan Narkotika ini,” ungkap Pj Gubernur Harisson.
Dirinya menambahkan, bahwa saat ini pemerintah tengah menyiapkan dalam menatap Indonesia emas di tahun 2045, terutama pembangunan di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.
“Kalimantan Barat sebenarnya telah dihadapkan bonus demografi, dan kita juga harus sudah siap untuk menjadi negara yang setara dengan negara maju di tahun 2045 mendatang bermodalkan generasi emas yang tengah kita bangun saat ini. Namun, kalau peredaran narkoba masih  masuk ke Kalbar dan merajalela di daerah-daerah lain tidak menutup kemungkinan negara kita akan hancur dengan adanya narkoba ini. Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada kepada BNN, TNI dan Polri atas upaya-upaya penegakan hukum dalam memberantas Narkoba dan sejenisnya”, tegas Harisson.(rfk/*r)