“Kemensos, Bu Risma dalam hal ini, diharapkan bisa mengeksekusi bantuan langsung tunai untuk 18,8 juta KPM yang sudah ada daftar nama, alamat, dan nomor accountnya,” kata Sri. “Kami menyediakan Rp7,52 triliun untuk bantuan langsung tunai yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Sosial,” lanjutnya.
Selain BLT El Nino, Kemenkeu RI juga menyiapkan dana tambahan sebesar Rp2,67 triliun untuk bantuan beras pada Desember 2023 kepada 21,3 juta KPM.
Sebelumnya, pemerintah telah menggelontorkan anggaran bantuan sosial berupa beras sebesar Rp7,9 triliun untuk periode Maret hingga Mei dan Rp8 triliun untuk periode September hingga November 2023. Bantuan beras ini akan disalurkan melalui Bappanas atau Badan Pangan Nasional.
Sri mengungkapkan, alasan pemerintah memperpanjang penyaluran bantuan beras karena El Nino yang masih berlangsung. Menurutnya, El Nino menyebabkan jumlah panen padi menurun karena sebagian besar pusat produksi padi mengalami kekeringan.
“Jadi, bantuan ini diberikan karena El Nino memang memiliki dampak yang cukup panjang,” kata Sri.(rfk/ind)










