Mendagri : “Uang Pemda Habis di Belanja Pegawai, Mana untuk Rakyat ?”

Mendagri, Muhammad Tito Karnavian (foto:int)

Lagi-lagi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melancarkan sindiran keras perihal realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lebih banyak dihabiskan untuk belanja pegawai.

“Setiap kami datang ke daerah, belanja pemerintah ini belanja utama, apalagi daerah yang pendapatan asli daerah (PAD)-nya rendah dan masuk pemekaran. Ini belanja daerah betul-betul yang PAD-nya rendah berarti swastanya enggak hidup. Mereka hanya hidup hanya dari uang pemerintah,” katanya dalam Seminar Internasional Desentralisasi Fiskal di Kemenkeu , Selasa (3/10).Demikian seperti dilansir Fakta Kalbar dari cnn.

“Apalagi uang pemerintah kalau kita bedah lagi isinya sebagian besar itu untuk belanja pegawai dan belanja barang jasa, untuk pegawai juga. Terus ke mana untuk rakyatnya? Itu yang menjadi problem juga,” sindir Tito.

Bapanas Ungkap Pembatasan Pembelian Hanya Untuk Beras Pemerintah
Tito lantas mengapresiasi kebijakan Kementerian Keuangan yang melakukan earmarking duit negara alias pengalokasian untuk pos-pos tertentu. Dengan kebijakan ini, APBD bisa lebih terkontrol dan mengutamakan kebutuhan dasar, seperti pendidikan hingga kesehatan.

Ia menegaskan jangan sampai hal-hal mendasar tersebut ditinggalkan pemda karena sibuk membelanjakan duit negara untuk pegawainya sendiri.