Badan sains nasional Australia, CSIRO, menyelenggarakan lokakarya 3 hari tentang ‘Mempercepat Transisi Menuju Sistem Tenaga Listrik Rendah Emisi yang Canggih’ di Jakarta pada 25-27 September yang lalu.Demikian siaran pers yang diterima Fakta Kalbar dari Kedubes Australia di Jakarta.
Lokakarya ini merupakan langkah selanjutnya dalam implementasi Kemitraan Iklim dan Infrastruktur Australia-Indonesia senilai $200 juta dolar Australia yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Albanese pada Juni 2022.
Lokakarya ini mengumpulkan para ahli dari Konsorsium Global Power System Transformation (G-PST), sebuah inisiatif global yang menyatukan pakar energi dari seluruh dunia untuk mempercepat transisi menuju nol emisi karbon, menawarkan solusi berbasis bukti untuk mengubah jaringan listrik menjadi sepenuhnya menggunakan energi terbarukan.










