Pelabuhan Pontianak Masuk Rapor Merah, LHKPN Kepala BC Diperiksa KPK

BC Pontianak (foto:fb bc ptk)

Gara-gara Pelabuhan Pontianak ikut masuk daftar rapor merah Stranas Pencegahan Korupsi (PK) dan Kemenko Marves (2022) dari delapan pelabuhan di Indonesia, Kepala Bea Cukai yang merupakan otoritas kepabeanan dan cukai di pelabuhan yang dimaksud, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) nya diperiksa intensiff oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kan ada rapor pelabuhan inisiasi Stranas PK dan Kemenko Marves di Jaga.id. Pelabuhan mana yang merah-merah rapornya, itu kepala bea cukainya kita periksa LHKPN-nya supaya ada alasannya, kalau merah rapornya berarti belum berlangsung digitalisasi dengan baik. Bea cukai ada urusan di situ. Jadi kita periksa,” kata Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan ,Minggu (17/9), seperti dilansir Fakta Kalbar dari bisnis.com.

Berdasarkan data Rapor Pelabuhan di Indonesia hasil pantauan Stranas PK 20 Oktober 2022, delapan pelabuhan yang memiliki rapor merah yaitu Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Dumai, Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Lampung.