“Kami mencatat beberapa agenda strategis telah didukung oleh USAID SEGAR, seperti Penyusunan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2014-2034, Penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati (KEHATI) Kalimantan Barat, Peningkatan Kapasitas ASN, Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dan berbagai kegiatan lainnya. Kami berharap dukungan yang baik ini terus berlanjut selama pelaksanaan program SEGAR di Kalimantan Barat hingga tahun 2026 mendatang,” kata Sekretaris Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Liwono, M.Si saat menyampaikan arahan dan rencana kegiatan Pemprov Kalbar tahun 2024. USAID SEGAR sendiri telah memulai kerja samanya dengan Pemprov Kalbar dan pemerintah kabupaten di keempat kabupaten dukungan sejak tahun 2021.
“Pemprov Kalimantan Barat menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi USAID SEGAR, khususnya di tingkat kabupaten sejauh ini. Kita berharap kerja sama di bidang tata kelola lingkungan ini masih bisa kita lanjutkan untuk memberi dampak yang lebih besar lagi bagi keberlanjutan lingkungan dan ekonomi,” ungkap Liwono.
Acara ini dihadiri oleh berbagai organisasi perangka daerah (OPD) dinas dan lembaga di Provinsi Kalbar, Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, Sanggau, dan Sintang, serta instansi vertikal pemerintah pusat, pelaku usaha, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan lainnya. Para peserta lokakarya terlibat aktif memberikan masukan terhadap penguatan tata kelola lingkungan yang inklusif, termasuk usaha peningkatan keberlanjutan lingkungan dan sosial pada rantai pasok produksi komoditas berbasis sumber daya alam yang menjadi fokus utama program USAID SEGAR di Kalimantan Barat. (rfk/*r)










