“Karena ini areanya masih di Kementerian Keuangan, kami hanya bersifat memberikan usulan. Mengusulkan dalam konteks industri yang memang dibangun di dalam negeri, yang punya TKDN, nanti pemberiannya siapa, harusnya dicek dengan data nasional yang sudah tersedia,” kata dia.
Selanjutnya konsumen terpilih. Pemerintah akan melakukan penyaringan lewat catatan dinas kependudukan sipil.
“Termasuk konsumen yang layak. Kalau orang yang ga layak ya kasian juga nanti (insentifnya). Konsumen yang layak itu, yang memang ingin membeli motor tapi duitnya pas-passan. Itu yang mestinya jadi prioritas,” jelas Taufiek.
“Untuk merekam, datanya juga ada di Dukcapil atau mana saja. Data ini yang mau dicross check. Jadi tinggal di aplikasikan,” ujar Taufiek.(rfk/int)










