Kuat memperagakan menyerahkan pisau dan HT ke ajudan tersebut. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian lantas menjelaskan terkait pisau yang dipegang KM tersebut. Dia mengatakan pisau itu memang dibawa oleh Kuat dari Magelang. “Itu pisau yang dibawa oleh saudara Kuat dari Magelang,” kata Andi Rian saat menjelaskan kepada wartawan usai rekonstruksi.
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto turut memberi penjelasan soal pisau yang sempat diserahkan Kuat kepada salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi. Agus mengatakan pisau itu dipakai Kuat untuk mengancam Brigadir J. “Kan sudah banyak beredar info keterangan pacar almarhum J yang menyatakan diancam ‘skuad-skuad lama’, si Kuat orang lama bawa pisau,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (31/8).
Agus menyebut pisau itu digunakan Kuat untuk mengancam Brigadir J agar tidak naik ke lantai atas rumah Ferdy Sambo di Magelang. Agus menyebut hal itu diketahui berdasarkan keterangan pacar Yosua dan dikuatkan keterangan saksi lainnya. Pacar Yosua menyebut Yosua kerap diancam oleh ‘skuad lama’ yang ternyata adalah Kuat Ma’ruf.”Mengancam kalau almarhum J naik ke atas. Seperti itu kan cerita almarhum kepada pacarnya, dikuatkan keterangan saksi,” kata Agus.(rfk)










