Helm untuk Cegah Kerontokan Rambut Selama Kemoterapi

Setelah didiagnosis menderita kanker payudara pada tahun 2009, Paula Estrada, memutuskan bahwa ia tidak hanya akan mengalahkan penyakit itu, tetapi juga tidak akan membiarkan dirinya kehilangan rambut pirangnya akibat kemoterapi.
Di rumahnya di Buenos Aires, Estrada memutuskan membuat helm darurat dari kantong es yang biasanya untuk mengatasi cedera olahraga membuat kulit kepalanya tetap dingin sehingga tidak mengalami kerontokan rambut.

Perangkat buatannya ternyata efektif mencegah kerontokan rambut. Hawa dingin dari helm menyempitkan pembuluh darah dan membantu mencegah obat kemoterapi mencapai folikel rambut Estrada.Estrada menceritakan, pakar onkologi yang merawatnya sempat terkejut melihat rambutnya utuh. Demikian seperti dilansir dari VoA Indonesia.

“Pakar onkologi mengatakan, ‘bukankah kamu menjalani kemoterapi?’ Saya sangat senang, Tapi saya tidak ingin tinggal diam. Saya ingin semua orang memiliki kesempatan untuk tidak kehilangan rambut, seperti yang saya alami,” ujarnya.

Lebih dari satu dekade kemudian, versi helm Estrada telah membantu sekitar 60.000 pasien kanker di Argentina serta Chili, Meksiko, Spanyol dan Amerika Serikat.Helm semakin banyak digunakan di rumah sakit-rumah sakit utama Argentina setelah disetujui oleh Food and Drug Administration pada tahun 2017.

Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org