Daerah  

Pembunuh Bendahara KONI KKU Diburu

Jasad Nurcholys sesaat setelah ditemukan (foto:sumber faktakalbar)

SETELAH memastikan kasus yang menimpa tewasnya Norcholys (36) Bendahara KONI Kabupaten Kayong Utara,Kalbar. Kini Polres Bogor melangkah untuk memburu pelaku. Empat saksi dari pihak keluarga korban sudah diambil keterangannya.

Seperti dilansir dari detiknews.com, Polres Bogor masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan terhadap Nurcholys .”Sebagai mana kita ketahui ada penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan. Kami dari Polres Bogor sedang melakukan proses penyidikan terhadap dugaan tindak pidana penghilangan nyawa orang tersebut,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Bogor, Selasa (2/8).

“Beberapa upaya kami lakukan terus secara maksimal untuk mengungkap siapa pelaku dari dugaan pembunuhan tersebut,” tambahnya.

Untuk mengungkap pelaku pembunuhan, kata Iman, pihaknya masih mendalami keterangan 4 saksi.”4 orang saksi diperiksa oleh tim. Dari pihak keluarga,” sebut Iman.

Iman mengatakan, jenazah Nurcholys  sudah diautopsi dan telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di Kalimantan Barat.

“Terhadap jenazah sudah kami lakukan, autopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenazah sendiri sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikuburkan. Untuk hasil autopsi, kami masih menunggu dari tim forensik RS Polri Kramat Jati. (Luka?) Kami tidak temukan,” kata Iman.

Dari keterangan pihak keluarga, kata Siswo, AH terakhir kali bisa dihubungi pada 29 Juli.”Kalau keterangan ibunya, itu sekitar tanggal 29 itu Hari Jumat masih komunikasi, posisi sudah di Jakarta. Kemudian kita masih mintai keterangan pihak keluarga, masih kita gali,” kata Siswo.

Seperti ketahui, jasad Nurcholys  ditemukan tewas di bawah jembatan Desa sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor pada Sabtu (30/7) pagi.

Saat ditemukan, AH yang menggunakan kaus bergambar logo Captain America itu sudah terikat tangannya dengan tali ties, leher diikat tali ties, dan mata ditutup buff. Sebagian tubuh AH juga dimasukkan ke dalam karung goni.(rfk)